Beranda / Berita Daerah / Wabup Pimpin Rapat Penanganan Masalah Petani Dan Koperasi Plasma Amanah Kabupaten Buol Tahun 2025 Digelar 

Wabup Pimpin Rapat Penanganan Masalah Petani Dan Koperasi Plasma Amanah Kabupaten Buol Tahun 2025 Digelar 

BUOL,FAKTAINFODESA – Wakil Bupati Kabupaten Buol, DR . Moh.Nasir Dj.Daimaroto,SH.MH bersama jajaran pemerintah daerah dan perwakilan masyarakat melaksanakan rapat penanganan penyelesaian masalah petani plasma dan koperasi plasma tahun 2025, bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati selasa,10/02.2026 Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting untuk menyikapi permasalahan yang muncul dalam program kolaborasi antara petani plasma dan koperasi di wilayah Kabupaten Buol.

PESERTA RAPAT

Hadir dalam kesempatan ini antara lain Komisi II DPRD Kabupaten Buol, Pejabat Penjabat Sekretaris Daerah, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan (Diskumperindag), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. (PUPR), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Para Staf Khusus Bupati, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Pemerintahan, serta pejabat struktural terkait di Diskumperindag serta sejumlah wartawan

Turut hadir juga Penasehat Hukum Pemerintah Daerah, Pejabat Fungsional Pengawas dan Staf Analis Diskumperindag, Camat Bukal, Camat Tiloan, serta Kepala Desa dari Desa Jatimulya, Suraya, Winagun, dan Mouyong sebagai perwakilan daerah yang menjadi fokus program.

TUJUAN RAPAT

Rapat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menemukan solusi konkret atas berbagai permasalahan yang dihadapi petani plasma dan koperasi plasma sepanjang tahun 2025. Beberapa poin utama yang menjadi pembahasan meliputi alokasi input pertanian, pembayaran hasil panen, pembangunan infrastruktur pendukung, serta pembenahan sistem manajemen dan koordinasi antara pihak terkait.

“Kita harus memastikan bahwa program petani plasma dan koperasi plasma benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama para petani. Permasalahan yang muncul perlu diselesaikan secara cepat dan tepat agar program dapat berjalan lebih baik di tahun mendatang,” ujar salah satu peserta rapat dalam sambutan singkat.

LANGKAH SELANJUTNYA

Setelah melakukan pembahasan mendalam terkait berbagai permasalahan yang diangkat, pihak pemerintah daerah akan menyusun rencana tindak lanjut yang terstruktur. Langkah-langkah akan mencakup pemantauan langsung di lapangan, koordinasi lebih erat dengan koperasi dan kelompok tani, serta penyusunan kebijakan pendukung yang lebih adaptif dengan kondisi lokal.

Pemerintah Kabupaten Buol berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian dan koperasi, sebagai bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan daerah.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *