Beranda / Berita Daerah / Pemkab Buol Gelar Rapat Penertiban Pedagang yang Berjualan di Tempat Tidak Sesuai di Kecamatan Biau  

Pemkab Buol Gelar Rapat Penertiban Pedagang yang Berjualan di Tempat Tidak Sesuai di Kecamatan Biau  

BUOL,FAKTAINFODESA – Sekretaris Daerah Kabupaten Buol bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Inspektur Daerah, serta sejumlah pejabat terkait menggelar rapat penertiban pedagang yang berjualan pada tempat yang tidak seharusnya di wilayah Kecamatan Biau pada Senin (23/2/2026). Acara berlangsung di Ruang Rapat Sekda Lantai 3 dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait.

Hadir dalam rapat antara lain Staf Ahli Bidang Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam, Staf Ahli Bidang Hukum, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Polisi Pamong Praja (Pol-PP), Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, Perdagangan dan Industri (Diskumperindag ) Kepala dinas (Perkim), Camat Biau, Kabid Perdagangan, Lurah Buol, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar, serta perwakilan masyarakat yaitu Bpk. Syamsudin Kolo’i, Bpk. Jufri Djafar, SE, Bpk. Sahlan Tahuru, Bpk. Musawir, S.Pt, Ibu Hj Fauzia, dan Ibu Hj Masnia

Rapat ini bertujuan untuk menyusun langkah-langkah terpadu dalam menangani masalah pedagang yang berjualan di lokasi tidak sesuai, seperti di trotoar jalan raya atau area yang mengganggu lalu lintas serta ketertiban umum. Peserta membahas kondisi aktual di lapangan, faktor penyebab terjadinya penjualan liar, serta solusi yang dapat diterapkan secara bijaksana – termasuk pemberian pemahaman kepada pedagang, penataan lokasi penjualan yang layak, dan langkah-langkah penegakan peraturan yang tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

Di antara poin penting yang dibahas adalah penyediaan tempat alternatif yang aman dan strategis bagi para pedagang, serta sosialisasi yang akan dilakukan secara intensif untuk memastikan kesadaran bersama terkait ketentuan yang berlaku. Tim juga menyepakati jadwal tindakan penertiban yang akan dilaksanakan secara bertahap, dengan pendekatan yang humanis namun tegas.***

( SYAFRI SAKULA )

 

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *