BUOL, FAKTAINFODESA – Kabupaten Buol kembali merasakan kehilangan yang mendalam. Ahmad Piandae, Kepala Desa (Kades) Rantemaranu Kecamatan Bukal, telah berpulang ke Rahmatullah beliau menghembuskan nafas pada pada hari jumat sore 2/01.2026 setelah beberapa hari menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buol. Almarhum dikenal sebagai putra terbaik daerah yang bersahaja dan selalu menghargai setiap orang, baik anak-anak maupun orang dewasa dalam setiap interaksi.
Sebelum menjabat sebagai Kades, Almarhum pernah menjabat sebagai kepala sekolah di salah satu Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Bukal selama dua periode. Sebelumnya, beliau juga telah melayani sebagai guru dengan penuh dedikasi. Setelah pensiun dari dunia pendidikan, beliau terpilih dan diangkat menjadi Kepala Desa Rantemaranu, membawa pengalaman dan semangat peduli untuk kemajuan daerahnya.
Sosok yang Perama dan Penuh Cinta pada Masyarakat
Wartawan media ini yang sering berkunjung ke sekolah ketika Almarhum menjabat sebagai kepala sekolah, mengungkapkan bahwa beliau selalu tampil dengan sikap baik dan penuh canda dengan senyuman tipis yang khas. “Selama beliau menjadi guru dan kepala sekolah, hingga kemudian menjabat sebagai Kades, beliau selalu menunjukkan kesetiaan pada tugas dan kasih sayang kepada masyarakat. Tidak pernah membeda-bedakan siapapun yang datang berbicara dengannya,” ujar salah satu wartawan.
Masyarakat Rantemaranu juga menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Menurut salah satu warga, Almarhum banyak melakukan perbaikan di desa, terutama terkait akses pendidikan dan fasilitas umum. “Beliau selalu peduli dengan anak-anak muda dan pendidikan di desa kita. Banyak program yang beliau lakukan untuk membantu anak-anak kurang mampu melanjutkan studi,” kata salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Riwayat Karier dan Pengabdian
Almarhum Ahmad Piandae, A.Ma.Pd, yang akrab disapa pak Ahmad mulai karirnya sebagai guru di awal tahun 1990-an. Setelah beberapa tahun mengajar, beliau diangkat menjadi kepala sekolah dan berhasil meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. Setelah memasuki masa pensiun beliau terpilih sebagai Kades Rantemaranu dan telah menjalani masa jabatan hingga wafatnya.
Salah satu Pegawai di lingkup Kecamatan Bukal dalam keterangannya menyampaikan bahwa Almarhum telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan kecamatan dan desa. “Kita kehilangan sosok pemimpin yang berpengalaman dan memiliki hati yang besar untuk masyarakat. Semoga semua kerja keras beliau dikenang dan terus menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujarnya.
“Kami sangat berterima kasih atas semua dukungan yang diberikan. Ayah kami selalu mengajarkan kita untuk selalu membantu orang lain dan cinta pada tanah air. Semoga apa yang telah beliau lakukan bermanfaat bagi banyak orang,” ujar salah satu anak Almarhum.
Semoga roh Bapak Ahmad Piandae ditempatkan di dalam golongan orang-orang yang saleh dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Selamat jalan sang pendidik, selamat jalan sang pemimpin yang dicintai.
( Syafri Sakula)










