Beranda / CERITA KITA / Bahu Tegar Yatim Piatu : Kisah Siswa SMK Yang Relah Jadi Tukang Parkir Demi Nafkahi 2 Adiknya

Bahu Tegar Yatim Piatu : Kisah Siswa SMK Yang Relah Jadi Tukang Parkir Demi Nafkahi 2 Adiknya

FAKTAINFODESA – Di usia ketika sebagian besar remaja tengah menikmati canda dan cerita masa sekolah, Raihan , siswa kelas 12 SMK justru harus menghadapi kerasnya hidup jauh lebih cepat dari yang seharusnya. Kehilangan demi kehilangan datang silih berganti: ayahnya pergi ketika ia masih kecil, disusul ibunya dua tahun kemudian, dan tak lama setelah itu, kakak yang selalu menjadi tempatnya bersandar pun dipanggil Tuhan karena sakit.

Kini Raihan benar-benar berdiri sendiri sebagai seorang yatim piatu. Di sebuah kamar sempit yang penuh kenangan, ia tumbuh menjadi sosok yang bukan hanya seorang kakak, tetapi juga pengganti orang tua bagi dua adik kecil yang bergantung padanya.

“Mungkin ini sudah jalan saya,” tuturnya pelan namun tegas. Setiap hari, selepas pulang sekolah, ia menanggalkan seragam dan mengambil peran baru sebagai tukang parkir. Terik matahari maupun hujan deras tak sedikit pun menyurutkan langkahnya. Ia mengumpulkan rupiah demi rupiah, semata-mata agar adik-adiknya tidak tidur dalam keadaan lapar.

Tetapi hidup tak pernah mudah. Upah 20 hingga 30 ribu rupiah sehari hanya cukup untuk bertahan sampai esok. Di balik senyum yang selalu ia usahakan, tersimpan kegelisahan yang tak pernah benar-benar padam: “Saya khawatir… nanti sekolah adik-adik bagaimana?”

Raihan menjadi bukti bahwa kedewasaan kadang tumbuh dari luka terdalam. Ia tidak menuntut belas kasihan; yang ia butuhkan hanyalah kekuatan untuk terus melangkah, demi masa depan dua adik kecil yang kini seluruh hidupnya bertumpu pada bahu seorang remaja yang berusaha sekuat yang ia bisa.***

*Cerita kita*

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *