BUOL,FAKTAINFODESA – Salah satu kader senior Partai Golkar Kabupaten Buol, Idris Hamsa Awat (yang akrab disapa Edi Idris), mengumumkan rencana pengunduran dirinya dari partai setelah lebih dari 16 tahun berkiprah dalam organisasi politik tersebut. Beliau saat ini tengah menyusun surat pengunduran diri yang akan disampaikan secara resmi kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Buol dalam waktu dekat.
Sejak memasuki Partai Golkar pada awal tahun 2010-an, Idris Hamsa Awat telah menjabat di berbagai posisi struktural dalam partai di tingkat kabupaten. Beliau dikenal sebagai sosok yang aktif dalam penguatan basis massa, pembinaan kader muda, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di wilayahnya. Kontribusinya juga terlihat dalam berbagai program pembangunan yang digawangi bersama pemerintah daerah selama masa kepemimpinannya di partai.
“Dalam kurun waktu 16 tahun ini, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga dan kesempatan untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah bersama rekan-rekan sesama kader Golkar. Saya sangat menghargai setiap momen dan dukungan yang diberikan selama ini,” ujar Idris saat dikonfirmasi terkait rencana pengunduran dirinya.
Menurut Idris, keputusan untuk mengundurkan diri diambil setelah melakukan pertimbangan matang, dengan alasan utama untuk memusatkan perhatian pada dua wadah kepemimpinan yang sedang diembannya saat ini.
– Kepengurusan KONI Kabupaten Buol: Sebagai salah satu pengurus KONI, beliau berkomitmen untuk meningkatkan kualitas olahraga di daerah. Rencana utama yang akan digarap antara lain pembinaan atlet muda berpotensi, penyelenggaraan turnamen olahraga tingkat kabupaten, serta kerja sama dengan pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur olahraga. “Olahraga adalah sarana untuk membangun karakter muda dan mempererat tali persatuan masyarakat. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk mengembangkan potensi olahraga di Buol,” jelasnya.
– Ketua Koperasi Merah Putih Kabupaten Buol: Sebagai ketua, Idris memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan koperasi yang berperan sebagai wadah pemberdayaan ekonomi rakyat. Program utama yang akan dijalankan meliputi pendirian unit usaha mikro bagi anggota koperasi, penyediaan akses pembiayaan bagi UMKM, serta pelatihan keterampilan ekonomi bagi masyarakat. “Koperasi Merah Putih bertujuan untuk menguatkan ekonomi rakyat dari bawah dengan prinsip gotong royong dan solidaritas kebangsaan. Untuk itu, diperlukan fokus dan dedikasi penuh,” tambahnya.
Sampai saat ini, DPD Partai Golkar Kabupaten Buol belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana pengunduran diri Idris Hamsa Awat. Namun, sumber terpercaya dalam partai menyampaikan bahwa pihaknya akan menghormati keputusan tersebut dan berharap kontribusi Idris tetap bisa dirasakan bagi kemajuan daerah melalui wadah kepemimpinannya yang baru.
“Saat surat pengunduran diri diterima, kami akan mengikuti prosedur yang berlaku dalam partai. Meskipun tidak lagi menjadi kader, kami yakin beliau tetap akan menjadi mitra penting dalam pembangunan daerah,” ujar sumber tersebut secara tidak resmi.
Idris mengungkapkan bahwa meskipun tidak lagi aktif dalam partai politik, beliau tetap akan terus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Buol melalui bidang olahraga dan ekonomi rakyat. Beliau juga berharap Partai Golkar bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi daerah dan negara.
“Saya akan selalu mendukung upaya-upaya yang bermanfaat bagi masyarakat Buol. Semoga apa yang saya kerjakan di KONI dan koperasi bisa memberikan manfaat yang nyata bagi banyak orang,” pungkasnya.










