BUOL,SULTENG | FAKTAINFODESA– Kegiatan panen perdana yang secara faktual telah berjalan sebanyak 5 kali musim panen berturut-turut digelar di Desa Taat, Kecamatan Gadung,26)03/2026. Kegiatan yang juga dijadikan kesempatan untuk pengambilan data ubinan oleh pihak Statistik Kabupaten Buol dipimpin langsung oleh Camat Gadung Aruji T Saloa S.Ag bersama Sekretaris Camat Irwan Usia.

Turut hadir dalam acara tersebut petugas Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Kecamatan Gadung, serta perwakilan Dandim melalui Babinsa yang bertugas mengawasi tanaman persawahan di wilayah Kecamatan Gadung.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Taat Abdur Rahman menyampaikan bahwa kegiatan panen ini memiliki makna sangat penting bagi masyarakat desa, terutama terkait ketahanan pangan lokal. “Sebelumnya, sawah di Desa Taat sempat terhenti pengolahannya kurang lebih selama 4 tahun karena irigasi yang tidak berfungsi atau rusak total,” ujarnya.
Menurutnya, kelancaran pengelolaan sawah saat ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Pemerintah Pusat melalui Dana Desa mengalokasikan anggaran untuk program ketahanan pangan khususnya untuk perbaikan dan pengairan irigasi. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan memberikan bantuan Alat dan Sarana Pertanian (Alsintan) serta bibit padi berkualitas.
“Alhamdulillah, meskipun luas lahan sawahnya hanya berkisar 25 hektar, petani di Desa Taat sudah bisa membuka lahan dan melakukan panen sebanyak 5 kali musim secara berturut-turut setiap tahunnya,” tambah Abdur Rahman dengan bangga.
Pada kesempatan yang sama, Camat Aruji T Saloa menyampaikan apresiasi kepada seluruh komponen masyarakat Desa Taat yang telah bekerja sama untuk menjadikan lahan sawah yang semula terlantar kembali produktif. “Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Gadung dalam mengelola potensi pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Tim Statistik Kabupaten Buol yang turut hadir menjelaskan bahwa data ubinan yang diambil akan digunakan sebagai dasar informasi statistik pertanian daerah, khususnya terkait produksi padi di Kabupaten Buol.
Di akhir acara, Kepala Desa Abdur Rahman mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Badan Permusawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, pengurus dan anggota kelompok Tani & Nelayan, serta seluruh warga Desa Taat. “Semua program pembangunan yang direncanakan selalu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan peruntukan anggaran yang ada,” pungkasnya.***
( Redza Fajar Satrio )










