BUOL ,FAKTAINFODESA – Pemerintah Kabupaten Buol secara resmi menyelenggarakan kegiatan Orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 pada hari Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan yang digelar di Aula Utama Kantor Bupati Buol ini dihadiri oleh sebanyak 120 peserta PPPK yang baru diangkat dari berbagai Otonomi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Buol, dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Buol.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pengangkatan PPPK bukan hanya sekadar penambahan jumlah aparatur, melainkan momentum awal untuk melakukan perubahan mendasar dalam pola pikir dan budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah ini.
“Kita berada di era dimana pelayanan publik harus lebih cepat, tepat, dan berkualitas. Para PPPK sebagai generasi baru ASN diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu membawa Kabupaten Buol semakin maju,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa reformasi birokrasi yang sedang berjalan membutuhkan kontribusi nyata dari setiap elemen ASN, termasuk para PPPK yang baru mulai karirnya di lingkungan pemerintah daerah
Salah satu poin utama dalam kegiatan orientasi adalah pengenalan dan pemaksaan internalisasi nilai-nilai dasar ASN yang dikenal dengan singkatan BerAKHLAK. Setiap nilai dijabarkan secara rinci oleh narasumber dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Buol:
– Berorientasi Pelayanan: Para aparatur harus selalu menjadikan kepuasan masyarakat sebagai prioritas utama, dengan menghindari praktik yang mengganggu kelancaran pelayanan.
– Akuntabel: Setiap tindakan dan keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan pemerintah, termasuk dalam penggunaan sumber daya yang ada.
– Kompeten: Para PPPK diwajibkan untuk terus mengikuti pelatihan dan pengembangan kompetensi sesuai dengan bidang tugasnya, guna meningkatkan kualitas kerja.
– Harmonis: Membangun hubungan yang baik antar sesama pegawai, serta dengan masyarakat dari berbagai latar belakang, tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan.
– Loyal: Berdedikasi penuh terhadap tugas dan jabatan, serta selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
– Adaptif: Siap menghadapi perubahan zaman dan perkembangan teknologi, serta senantiasa berinovasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja.
– Kolaboratif: Membangun kerja sama yang sinergis antar OPD, serta dengan pihak terkait lainnya untuk mencapai tujuan pembangunan daerah.
“Implementasi nilai-nilai BerAKHLAK ini menjadi kunci utama dalam keberhasilan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Buol. Tanpa landasan nilai yang kuat, segala upaya pembangunan akan sulit mencapai target yang diharapkan,” tegas Wakil Bupati.
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Buol yang juga hadir dalam acara tersebut menyampaikan pesan penting bagi para peserta PPPK. Menurutnya, para aparatur baru harus mampu menunjukkan kinerja yang nyata, memiliki disiplin yang tinggi, serta menjaga integritas dalam setiap aktivitas kerja.
“Keberadaan Anda sebagai PPPK diharapkan dapat memperkuat kinerja organisasi masing-masing OPD, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di Kabupaten Buol,” ucap Pj. Sekda.
Selain itu, para narasumber juga memberikan pemahaman tentang tata cara administrasi kerja, peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi ASN, serta etika berkomunikasi dengan masyarakat. Kegiatan juga menyertakan sesi tanya jawab yang memungkinkan peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait dengan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai PPPK.
Kegiatan orientasi ditutup dengan sebuah pantun motivasi yang disampaikan oleh Wakil Bupati, yang mengajak seluruh peserta untuk melangkah pasti menuju tujuan dengan bekal tekad dan semangat merdeka. Setelah mengucap “Bismillahirrahmannirrahim”, kegiatan Orientasi PPPK Kabupaten Buol Tahun 2026 secara resmi dinyatakan dibuka.
Hadir dalam acara tersebut tidak hanya Pj. Sekretaris Daerah, tetapi juga para asisten Bupati, staf ahli, pimpinan seluruh OPD se-Kabupaten Buol, narasumber dari BKD dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD), serta seluruh panitia penyelenggara. *** ( PINK )










