Beranda / Pemerintahan / Sejumlah Kades, Perangkat Desa, PKK, dan Kader Ikuti Rapat TPPS Buol: Sinergi Lintas Sektor Prioritas Penurunan Stunting

Sejumlah Kades, Perangkat Desa, PKK, dan Kader Ikuti Rapat TPPS Buol: Sinergi Lintas Sektor Prioritas Penurunan Stunting

BUOL, FAKTAINFODESA – Pemerintah Kabupaten Buol menggelar Rapat Koordinasi Tim Pencegahan, Percepatan, dan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Buol yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Buol, Selasa (13/12/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan lintas sektor untuk menyelaraskan langkah dalam menekan angka stunting yang menjadi prioritas nasional

Di antara peserta yang hadir adalah Kejaksaan Negeri Buol, aparat penegak hukum, kepala-kepala desa (Kades) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Buol, perangkat desa, pengurus Persatuan Keluarga Berencana (PKK) tingkat desa dan kabupaten, kepala puskesmas se-kabupaten, camat, serta perwakilan organisasi masyarakat. Jumlah peserta yang menghadiri rapat mencapai lebih dari 150 orang, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap program penanganan stunting.

Rapat koordinasi secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Buol, Dr. H. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan secara parsial dan membutuhkan kerja sama serta komitmen kuat dari seluruh elemen masyarakat.

“Penurunan angka stunting adalah tugas bersama yang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, dan masyarakat secara luas. Dibutuhkan sinergi lintas sektor, perencanaan yang matang, serta pengawasan yang berkelanjutan agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata,” ujar Wakil Bupati.

Beliau juga menekankan pentingnya optimalisasi peran Tim TPPS dalam mengoordinasikan program intervensi spesifik dan sensitif. Beberapa fokus intervensi yang dibahas antara lain pemenuhan gizi yang cukup bagi ibu hamil dan balita, peningkatan sanitasi lingkungan serta akses air bersih, edukasi kepada masyarakat tentang pola makan sehat dan perawatan anak, serta pemantauan perkembangan balita secara teratur.

Selama rapat, Ketua TPPS Kabupaten Buol, yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Buol, menjelaskan laporan perkembangan program penurunan stunting selama setahun terakhir dan tantangan yang dihadapi. Antara lain, rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, akses layanan kesehatan yang masih terbatas di beberapa daerah pedalaman, dan kurangnya sumber daya untuk mendukung program intervensi.

Salah seorang Pengurus PKK Kabupaten Buol, juga menambahkan bahwa PKK siap berperan aktif dalam menyebarkan informasi tentang pola hidup sehat dan mendorong warga untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan rutin. “Kami akan menggerakkan kader PKK di setiap desa untuk menjadi ujung tombak program penurunan stunting di tingkat lokal,” jelasnya.

Rapat koordinasi ini diakhiri dengan penyerahan amanah dari Wakil Bupati kepada seluruh peserta untuk segera melaksanakan strategi yang disepakati. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat langkah konkret dan strategi terpadu Pemerintah Kabupaten Buol dalam menekan angka stunting, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju terwujudnya Buol yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Laporan : 

Arif Chandra Kirana,AMD.A.pkt

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *