Pemda Buol Gelar Evaluasi Mendalam dan Terapkan Pengawasan Ketat di Seluruh SPPG
BUOL,FAKTAINFODESA – Alhamdulillah, seluruh anak-anak yang menjadi korban keracunan makanan dalam Program Makanan Bergizi (MBG) telah sembuh pulih dan kembali ke rumah masing-masing. Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Bupati Buol, Risharyudi, dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor Bupati Buol
“Kami sangat bersyukur bahwa tidak ada korban jiwa dari kejadian luar biasa (KLB) keracunan masal tersebut, dan semua anak pasien telah dalam kondisi baik untuk kembali ke keluarga mereka,” ujar Bupati Risharyudi.
Satuan Tugas (Satgas) Suplemen Pangan dan Pemberian Makanan Gizi (SPPG) Pemda Buol bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta pihak terkait lainnya sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab kejadian keracunan.
“Kita tidak hanya melihat pada satu titik masalah, tetapi menelusuri seluruh rantai mulai dari awal hingga makanan sampai ke tangan penerima MBG,” jelas anggota Satgas SPPG.
Untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan, Pemda Buol akan menerapkan sistem pengawasan yang lebih ketat di semua SPPG se-Kabupaten Buol. Beberapa langkah konkrit yang akan diambil antara lain:
– Penempatan Pegawai Khusus: Akan ditempatkan pegawai tetap (PNS/PPPK) dan paruh waktu untuk mengawasi setiap tahapan pelaksanaan MBG.
– Pengawasan Seluruh Tahapan: Mulai dari pemilihan dan pemeriksaan kualitas bahan baku makanan, proses pemasakan, penyimpanan dalam wadah (box), hingga tahap distribusi ke sekolah dan penerima MBG.
– Pengecekan Sarana Prasarana: Semua aspek terkait fasilitas akan diperiksa secara berkala, termasuk kebersihan alat dapur, kualitas air pencucian dan air minum, kelayakan peralatan memasak, serta kondisi sanitasi lingkungan SPPG.
Bupati Risharyudi menegaskan bahwa Program Makanan Bergizi akan tetap dilaksanakan karena sangat penting untuk meningkatkan status gizi anak-anak di Kabupaten Buol.
“MBG adalah program yang bermanfaat bagi anak-anak kita, jadi bukan berhenti melakukannya, tetapi kita jadikan lebih baik dengan standar keamanan dan kualitas yang lebih tinggi. InsyaAllah, dengan pengawasan yang ketat, kita bisa memberikan makanan yang sehat dan aman bagi setiap anak,” tegasnya.
Pemda Buol juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan MBG di daerah masing-masing dan segera melaporkan jika menemukan hal yang tidak sesuai dengan standar keamanan makanan.










