BUOL, FAKTAINFODESA – Proyek pembangunan infrastruktur lintas desa Bunobogu-Inalatan di wilayah Central Sulawesi, Buol, sedang berjalan sesuai rencana. Proyek yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini memiliki total anggaran sebesar 34 miliar rupiah dan dikerjakan oleh dua perusahaan .
Salah satu perusahaan yang terlibat adalah PT Trisandi, yang menangani ruas jalan dari batas Desa Ponipingan kecamatan bunobogu hingga perbatasan Desa Inalatan dengan nilai kontrak sebesar 15 miliar rupiah. Ruas ini menjadi bagian penting dari proyek keseluruhan, karena diharapkan akan mempermudah akses mobilitas masyarakat dan perdagangan antar desa.
Kontraktor kedua akan menangani sisa ruas proyek dengan alokasi anggaran yang disesuaikan dari total anggaran 34 miliar rupiah. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan standar teknis dan keselamatan kerja, serta memperhatikan dampak lingkungan sekitar.
Pengawas lapangan Mustapa memberikan penilaian positif terkait pelaksanaan proyek. “Soal pelaksanaan pekerjaan tidak bisa meragukan – lihat saja kondisinya,” ujar Mustapa saat melakukan pengecekan lokasi kerja. Menurutnya, setiap tahapan konstruksi telah sesuai dengan pedoman teknis yang berlaku, mulai dari batu sirtu hingga proses material yang digunakan.
Masyarakat setempat mengungkapkan harapan besar terhadap proyek ini. Mereka berharap pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, berkualitas, dan dapat digunakan secara optimal untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Selain itu, masyarakat juga mengimbau agar infrastruktur yang dibangun dapat dirawat dan digunakan dengan benar guna memastikan umur pakainya lebih panjang.
Sebelumnya kepala Dinas Pekerjaan Umum dan penataan ruang ( PUPR ) Darsyad,ST menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan secara berkala terhadap progres proyek. “Kami akan memastikan bahwa setiap tahapan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan, sehingga hasilnya dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya. ( Redza Fajar Satrio )










