Beranda / Nasional / Buol Darurat Tambang Ilegal..???, Mafia ” PETI ” Beroprasi Dan Melenggang Seenak Dewe

Buol Darurat Tambang Ilegal..???, Mafia ” PETI ” Beroprasi Dan Melenggang Seenak Dewe

BUOL,FAKTAINFODESA – Kondisi penambangan emas tanpa izin ” PETI ” di Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah, semakin memprihatinkan hingga dinyatakan sebagai daerah darurat tambang ilegal. Berbagai lokasi tambang liar yang tersebar di beberapa kawasan hutan masih beroperasi dengan leluasa, seolah-olah kebal dari hukum.

Lokasi yang menjadi pusat perhatian antara lain hutan Bugu, perbatasan Buol Gorontalo dimana akses utama dari desa baturata , hutan Gunung Bodi, hutan Gunung Busak, kilometer 40 dan 70 , serta beberapa wilayah lain di Buol. Para pelaku yang disebut sebagai “mafia tambang” melenggang bebas dan menjalankan aktivitas penambangan tanpa memikirkan dampak lingkungan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Penambangan ilegal ini tidak hanya merusak ekosistem hutan yang kaya akan keanekaragaman hayati, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik sosial dan kerusakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaiki dalam waktu singkat. Selain itu, aktivitas tersebut juga tidak memberikan kontribusi apapun bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Masyarakat mengajukan permintaan tegas kepada pihak aparat penegak hukum, khususnya Satuan Tugas (Satgas Gakum) yang telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Mereka mengharapkan Satgas Gakum dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, tegas, dan segera mengambil langkah-langkah serius untuk membubarkan dan membasmi seluruh lokasi tambang ilegal di Kabupaten Buol.

“Kita tidak bisa lagi diam melihat wilayah kita dirusak oleh aktivitas ilegal yang tidak bertanggung jawab. Aparat penegak hukum harus menunjukkan sikap yang tegas dan tidak memihak agar masalah ini dapat diselesaikan secara tuntas,” ujar salah satu perwakilan masyarakat.***

( Syafri Sakula )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *