Beranda / Nasional / Riwayat Pendidikan Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 RI yang Meninggal Dunia 

Riwayat Pendidikan Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 RI yang Meninggal Dunia 

Bangsa Indonesia hari Senin 2 Maret 2026, berduka atas berpulangnya Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno di RSPAD Gatot Soebroto pada usia 90 tahun. Sosok yang dikenal sebagai Wakil Presiden ke-6 RI ini meninggalkan warisan pengabdian yang dimulai dari jalanan Surabaya hingga puncak kepemimpinan nasional. Ketertarikan Try pada dunia militer sudah tumbuh sejak ia masih belia di tengah berkecamuknya revolusi kemerdekaan. Pada usia 13 tahun, ia memutuskan bergabung dengan Batalyon Poncowati sebagai tenaga bantuan yang bertugas mencari informasi posisi tentara Belanda serta mendistribusikan obat-obatan bagi para prajurit TNI. Pengabdian di usia dini ini ia jalani dengan penuh keberanian sebelum akhirnya kembali ke bangku sekolah dan menamatkan pendidikan SMA Bagian B pada tahun 1956.

Langkah Try menuju karier militer profesional sempat menemui kendala ketika ia dinyatakan gagal dalam pemeriksaan fisik saat mendaftar di Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD). Namun, takdir berkata lain saat Mayor Jenderal GPH Djatikusumo melihat potensi besar dalam dirinya dan memanggilnya kembali untuk mengikuti tes psikologi di Bandung hingga akhirnya ia resmi diterima. Menariknya, baru setahun mengecap pendidikan militer, Try sudah diterjunkan langsung ke lapangan untuk menumpas pemberontakan PRRI pada tahun 1957. Pengalaman tempur ini menjadi titik awal yang membentuk karakter kempemimpinannya sebelum ia terlibat dalam Operasi Trikora pembebasan Irian Barat pada 1962, di mana ia pertama kali bertemu dengan Mayor Jenderal Soeharto yang kelak menjadi tokoh kunci dalam perjalanan kariernya.

Kedekatan profesional yang terbangun sejak masa operasi militer membawa Try menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari Pangdam IV/Sriwijaya hingga menjabat sebagai Panglima ABRI pada periode 1988–1993. Puncak pengabdiannya kepada negara dikukuhkan ketika Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengusulkannya menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia mendampingi Presiden Soeharto. Meskipun telah berpulang karena faktor usia, dedikasi Try Sutrisno yang bermula dari seorang kurir pembawa obat hingga menjadi orang nomor dua di republik ini tetap menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia tentang arti sebuah kesetiaan pada bangsa dan negara.***

SYAFRI SAKULA 

Sumber: [Kompas

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *