Beranda / Berita Daerah / Setahun Kepemimpinan Bowo – Nasir , Dampak Positif Sudah Di Rasakan Masyarakat Buol  

Setahun Kepemimpinan Bowo – Nasir , Dampak Positif Sudah Di Rasakan Masyarakat Buol  

BUOL,FAKTAINFODESA – Setelah satu tahun memimpin Kabupaten Buol, pasangan Bupati H. Risharyudi Triwibowo dan Wakil Bupati Moh Nasir Dj Daimaroto (juluki “Bowo-Nasir” atau “Bonar”) telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengangkat kesejahteraan daerah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Berbagai capaian strategis telah dicapai dan memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat tanah Pogogul.

6 PUTRA-PUTRI BUOL LULUS MAGANG JEPANG, BUKA PINTU KARIR GLOBAL

Salah satu prestasi yang paling membanggakan adalah keberhasilan enam anak muda Buol Lolos program magang di Jepang. Program ini merupakan kerja sama antara Pemkab Buol dengan lembaga kerja sama internasional, yang memberikan kesempatan emas bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan dan pengalaman kerja di luar negeri.

“Kami berharap para peserta magang ini dapat membawa ilmu dan pengalaman mereka kembali ke Buol untuk berkontribusi pada pembangunan daerah, atau juga menjadikan kesempatan kerja di Jepang sebagai langkah awal karir mereka yang sukses,” ujar Bupati Risharyudi Triwibowo.

Selain mendapatkan pelatihan kerja, para peserta juga diberikan pembekalan bahasa Jepang dan adaptasi budaya sebelum berangkat, sehingga dapat dengan mudah berintegrasi selama masa magang.

KERJASAMA DENGAN UNIVERSITAS TADULAKO, BUKA PSDKU DI BUOL

Pemkab Buol juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Tadulako untuk mendirikan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Buol. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat lokal dan mengurangi angka pengungsian mahasiswa ke luar daerah.

“PSDKU akan membuka program studi yang sesuai dengan potensi daerah, seperti pertanian, kehutanan, dan manajemen sumber daya alam. Dengan demikian, pendidikan yang diterima akan lebih relevan dengan kebutuhan pembangunan Buol,” jelas Wakil Bupati Moh Nasir Dj Daimaroto.

Persiapan infrastruktur kampus PSDKU sedang berlangsung, dengan target dapat menerima mahasiswa baru pada tahun akademik mendatang.

PROGRAM “KIA GO TO SCHOOL” PERMUDAH PELAYANAN PUBLIK

Dalam bidang pelayanan publik, Pemkab Buol mengeluarkan program “KIA Go To School” yang bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA). Melalui program ini, petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mengunjungi sekolah-sekolah untuk melakukan pendaftaran dan penerbitan dokumen secara langsung.

“Hingga saat ini, telah lebih dari 2.000 anak di Buol yang telah mendapatkan KIA melalui program ini. Kami ingin memastikan setiap anak memiliki dokumen identitas yang sah sejak dini, sebagai dasar untuk mengakses berbagai layanan publik lainnya,” ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Buol.

INVESTASI INFRASTRUKTUR UNTUK MASA DEPAN

Sektor pembangunan infrastruktur juga menjadi fokus utama kepemimpinan Bonar. Beberapa proyek yang sedang berjalan dan akan dilaksanakan antara lain:

– Pembangunan sekolah rakyat di beberapa kecamatan terpencil

– Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberikan pelatihan keterampilan kerja bagi masyarakat

– Pembangunan gedung kampus untuk mendukung operasional PSDKU

– Persiapan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) modern yang akan menjadi pusat kegiatan olahraga dan acara masyarakat di Buol

“Semua pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas SDM dan memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda Buol,” jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Buol.

TRANSPARANSI KEUANGAN DAN PENINGKATAN TENAGA KERJA

Dalam pengelolaan keuangan daerah, Pemkab Buol telah menjalani pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, yang menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Selain itu, Pemkab Buol juga telah mengangkat kurang lebih 1300 orang menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga bidang teknis. Pengangkatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur pemerintah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan semua capaian yang telah dicapai selama satu tahun ini, kami berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjadikan Buol sebagai daerah yang lebih sejahtera, maju, dan berdaya saing,” pungkas Bupati Risharyudi Triwibowo.***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *