BUOL, SULTENG | FAKTAINFODESA – Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, MM, menghadiri kegiatan Temu Silaturahmi dan Halal Bi Halal yang berlangsung di Desa Lokodoka, Kecamatan Gadung. Kamis,09/04.2026
Kegiatan yang penuh nuansa kekeluargaan ini menjadi momen penting bagi pemimpin daerah untuk bertatap muka, bersilaturahmi, dan saling memaafkan dengan masyarakat setempat pasca perayaan hari besar keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimca, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Kehadiran Bupati di tengah warga disambut antusias oleh warga Desa Lokodoka dan sekitarnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Suasana akrab terlihat jelas saat Bupati menyapa dan berbincang langsung dengan warga, menunjukkan kedekatan emosional dan keterbukaan pemimpin dalam mendengar aspirasi serta keluhan masyarakat.
Nilai Kebersamaan sebagai Modal Pembangunan
Dalam sambutannya, Bupati Risharyudi menyampaikan bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terjalin dalam kegiatan Halal Bi Halal ini sangat penting. Menurutnya, kerukunan dan kedekatan hati antara pemimpin dan rakyat adalah modal utama dalam melanjutkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Kegiatan seperti ini sangat berarti. Silaturahmi mempererat hubungan, dan saling memaafkan membersihkan hati agar kita bisa bekerja sama dengan lebih baik lagi untuk memajukan Kabupaten Buol yang kita cintai,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa pintu pemerintah daerah selalu terbuka bagi masyarakat, dan kehadiran beliau di tengah warga merupakan bukti nyata komitmen untuk selalu hadir dan melayani.
Apresiasi Masyarakat
Sementara itu, perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan dan waktu yang diluangkan Bupati serta rombongan. Mereka berharap momen kebersamaan ini dapat terus terjaga dan membawa dampak positif bagi kemajuan Desa Lokodoka dan Kabupaten Buol umumnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah, mengukuhkan semangat kebersamaan dalam bingkai persaudaraan yang erat.***









