Beranda / Berita Daerah / Akselerasi Program RPL, Bupati Buol Instruksikan Kemudahan Pendaftaran bagi Masyarakat dan Aparatur Desa

Akselerasi Program RPL, Bupati Buol Instruksikan Kemudahan Pendaftaran bagi Masyarakat dan Aparatur Desa

Poto : Diskominfo

BUOL,SULTENG|FAKTAINFODESA – Pemerintah Kabupaten Buol terus menunjukkan komitmen serius dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan tinggi. Terbaru, Bupati Buol,H.Risharyudi TriWibowo,MM  menggelar pertemuan strategis bersama Tim Pengelola Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Tadulako di Buol. Fokus utama pertemuan ini adalah membahas percepatan implementasi dan penyederhanaan mekanisme pendaftaran pada program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Pertemuan yang berlangsung intensif ini menjadi momentum krusial bagi transformasi pendidikan di Kabupaten Buol. Program RPL dipandang sebagai solusi adaptif bagi masyarakat, khususnya mereka yang telah memiliki rekam jejak profesional namun terkendala waktu atau biaya untuk menempuh pendidikan formal dari nol.

Dalam arahannya, Bupati Bowo, menjelaskan bahwa esensi dari program RPL adalah pengakuan negara terhadap kompetensi yang sudah dimiliki seseorang. Skema ini mengonversi tiga elemen utama menjadi Satuan Kredit Semester (SKS):

1. Pengalaman Kerja: Masa bakti di instansi pemerintah, swasta, atau organisasi profesi.

2. Pelatihan Informal & Sertifikasi: Kursus, diklat, atau sertifikat kompetensi yang relevan dengan bidang studi.

3. Pendidikan Sebelumnya: Ijazah jenjang sebelumnya yang dapat diakui sebagian mata kuliahnya.

“Dengan sistem konversi ini, mahasiswa tidak perlu lagi ‘mengulang’ ilmu yang sudah mereka kuasai di lapangan. Mereka bisa langsung fokus pada pendalaman materi baru, sehingga masa studi menjadi jauh lebih singkat, efisien, dan terjangkau,” jelas Bupati.

Bupati secara khusus menyoroti potensi besar program ini bagi aparatur desa dan pegawai honorer/kontrak di lingkungan Pemkab Buol. Banyak di antara mereka yang telah bertahun-tahun mengabdi dengan kinerja mumpuni, namun terhambat kenaikan jabatan atau kesejahteraan karena belum memiliki gelar sarjana (S1).

“Kami berharap peluang emas ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Saya menginstruksikan tim administrasi PSDKU untuk memastikan proses birokrasi tidak menjadi penghambat. Jangan ada alasan ‘rumit’ yang membuat masyarakat urung mendaftar. Akses informasi harus transparan, dan pendampingan pengisian portofolio harus maksimal,” tegas Bupati.

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah akan memfasilitasi sosialisasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa, agar tidak ada calon peserta yang tertinggal informasi.

Langkah akselerasi ini diharapkan mampu mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Buol secara signifikan. Melalui sinergi erat antara Pemerintah Daerah dan Tim PSDKU, program RPL diproyeksikan menjadi solusi konkret dalam menciptakan tenaga kerja yang tidak hanya ahli secara praktis (hard skill), tetapi juga memiliki legalitas akademik dan landasan teori yang kuat (soft skill & academic credential).

Hadir dalam pertemuan tersebut selain Bupati, Bowo Timumun , turut serta Wakil Bupati, DR  Moh.Nasir Dj.Daimaroto,SH.,MH, Sekretaris Daerah, Moh.Yamin Rahim,SH.,MH. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Muhamad Singara,S.Ag.,M.Si, serta jajaran pimpinan PSDKU Untad Buol. Mereka sepakat untuk segera membentuk gugus tugas teknis yang akan memantau setiap tahapan pendaftaran, mulai dari verifikasi dokumen hingga asesmen kompetensi.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama PSDKU dijadwalkan akan segera meluncurkan kampanye sosialisasi masif. Targetnya, pendaftaran gelombang pertama dapat dimulai dalam waktu dekat, dengan fasilitas posko bantuan teknis di Kantor Camat dan Kelurahan untuk membantu masyarakat yang kurang melek digital dalam mengunggah portofolio melalui aplikasi SiBELO.

Dengan adanya kemudahan ini, Pemkab Buol optimis bahwa dalam beberapa tahun ke depan, jumlah lulusan sarjana di daerah ini akan meningkat drastis, yang berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.***

Sumber : DISKOMINFO -SP

Editor : Arif Chandra Kirana,AMD.A.pkt

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *