Beranda / Berita Daerah / Peringatan Hardiknas ke-67, Sekda Buol Moh. Yamin Rahim Serukan Sinergi Cetak SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

Peringatan Hardiknas ke-67, Sekda Buol Moh. Yamin Rahim Serukan Sinergi Cetak SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

Poto istimewa: Jurnalnusantara.Id

BUOL,SULTENG|FAKTAINFODESA – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Buol melalui jajaran pimpinan daerahnya menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya transformasi pendidikan sebagai fondasi kemajuan daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H., menjadi salah satu tokoh kunci yang menyuarakan harapan tersebut dalam momentum bersejarah ini.

Mengusung semangat nasional untuk peningkatan kualitas pendidikan, Sekda Buol menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan investasi strategis jangka panjang. Ia menekankan bahwa tantangan era globalisasi dan disrupsi teknologi menuntut lahirnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga unggul dalam karakter dan berdaya saing tinggi.

Pondasi Utama Kemajuan Daerah

Dalam pernyataannya, Moh. Yamin Rahim menyoroti keterkaitan erat antara kualitas pendidikan dengan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Buol. Menurutnya, tanpa SDM yang mumpuni, berbagai program pembangunan infrastruktur dan ekonomi akan sulit mencapai target optimal.

“Semoga di Hari Pendidikan Nasional ke-67 Tahun 2026 ini, pendidikan di Kabupaten Buol semakin maju dan mampu membawa daerah ini menuju kemajuan yang signifikan. Karena SDM yang mumpuni adalah penggerak utama kemajuan daerah,” ujar Moh. Yamin Rahim.

Ia menambahkan bahwa keunggulan kompetitif sebuah daerah di masa depan tidak lagi hanya ditentukan oleh sumber daya alam, melainkan oleh kualitas otak dan keterampilan tangan warganya. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengalokasikan perhatian dan anggaran yang memadai bagi sektor pendidikan, mulai dari PAUD hingga pendidikan menengah dan tinggi.

Ajakan Sinergi Lintas Elemen Masyarakat

Sekda Buol juga mengingatkan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada sekolah atau pemerintah. Diperlukan kolaborasi holistik antara berbagai pihak. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif.

“Kita harus terus bersinergi, mulai dari tenaga pendidik yang profesional, peserta didik yang bersemangat, orang tua yang suportif, hingga pemerintah daerah yang fasilitatif. Hanya dengan kerja sama inilah kita bisa mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas dan merata,” tegasnya.

Menurutnya, peran orang tua dan lingkungan sosial sangat krusial dalam membentuk karakter anak didik. Pendidikan karakter harus dimulai dari rumah, dilanjutkan di sekolah, dan diperkuat di masyarakat. Tujuannya adalah melahirkan generasi masa depan yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan rasa tanggung jawab sosial.

Mengenang Jasa Ki Hajar Dewantara

Peringatan Hardiknas setiap tanggal 2 Mei selalu menjadi momen refleksi nasional untuk mengenang jasa pahlawan pendidikan, Ki Hajar Dewantara. Semangat “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani” (Di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, di belakang memberi dorongan) dinilai masih sangat relevan diterapkan dalam sistem pendidikan modern di Kabupaten Buol.

Melalui momentum ini, Pemkab Buol berharap dapat memperkuat komitmen bersama untuk terus melakukan inovasi dalam metode pembelajaran, peningkatan kesejahteraan guru, serta pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil.

Dengan semangat Hardiknas ke-67 ini, diharapkan Kabupaten Buol dapat melangkah lebih cepat dalam mewujudkan visi menjadi daerah yang agamis, maju, dan sejahtera melalui pintu gerbang pendidikan yang berkualitas.***

Sumber : JournalNusantara.Id

Editor : Arif Chandra Kirana,AMD,A.Pkt

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *