Beranda / Berita Daerah / Peringati Hardiknas 2026, Wabup Buol Bacakan Amanat Mendikdasmen: Tekankan Pembelajaran Mendalam dan Kesejahteraan Guru

Peringati Hardiknas 2026, Wabup Buol Bacakan Amanat Mendikdasmen: Tekankan Pembelajaran Mendalam dan Kesejahteraan Guru

 

Poto istimewa: Wawan Isa,S.Sos

BUOL,SULTENG|FAKTAINFODESA – Pemerintah Kabupaten Buol menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 Tahun 2026. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Buol pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Buol membacakan amanat tertulis dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’ti. Peringatan tahun ini mengusung tema sentral: “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. Tema ini menegaskan bahwa pendidikan berkualitas adalah hak setiap warga negara dan memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Dalam pidato yang dibacakan, ditegaskan bahwa Hardiknas merupakan momentum penting untuk refleksi dan meneguhkan kembali spirit pendidikan nasional sebagai proses “memanusiakan manusia”. Sesuai dengan visi Presiden RI, Prabowo Subianto, pendidikan ditempatkan sebagai usaha bersama untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul, bermartabat, dan berdaya saing global.

Lima Kebijakan Strategis Kementerian Pendidikan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam amanatnya memaparkan lima kebijakan strategis yang tengah dijalankan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara holistik:

1. Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan:

Fokus utama diarahkan pada digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan Papan Interaktif Digital (PID) di ratusan ribu sekolah di seluruh Indonesia. Langkah ini bertujuan untuk meratakan akses teknologi informasi bagi siswa di daerah terpencil sekalipun.

2. Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan Guru:

Pemerintah berkomitmen penuh terhadap kesejahteraan pendidik. Kebijakan ini mencakup pemberian beasiswa bagi guru untuk meraih gelar Sarjana (S1) serta optimalisasi pembayaran insentif dan tunjangan sertifikasi yang kini ditransfer langsung setiap bulan untuk memastikan ketepatan waktu dan transparansi.

3. Penguatan Karakter dan Budaya ASRI:

Menciptakan lingkungan sekolah yang Aman, Sehat, Resik (bersih), dan Indah (ASRI). Program ini juga mencakup implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendukung gizi siswa, serta penerapan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” guna membentuk karakter disiplin dan peduli sejak dini.

4. Peningkatan Kualitas Pembelajaran:

Penekanan pada penguatan literasi, numerasi, sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), serta pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk memetakan potensi siswa secara lebih akurat dan objektif.

5. Perluasan Akses Pendidikan:

Memberikan kesempatan belajar yang luas bagi anak-anak di daerah terpencil, tertinggal, dan penyandang disabilitas melalui pengembangan sekolah inklusi dan sistem pendidikan jarak jauh yang terintegrasi.

Pesan “Tiga M” untuk Insan Pendidikan Buol

Di akhir pembacaan pidato, Wakil Bupati Buol menambahkan penekanan khusus agar kebijakan-kebijahan tersebut tidak hanya berhenti sebagai angka-angka kuantitatif atau formalitas administratif. Ia mengutip pesan Menteri mengenai pentingnya konsep “Tiga M” dalam implementasi pendidikan di lapangan:

* Mindset (Pola Pikir): Memiliki pola pikir yang maju, adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi pada solusi.

* Mental: Memiliki mental yang kuat, tahan banting, dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan pendidikan.

* Misi: Memiliki misi yang lurus, yaitu mendidik dengan hati nurani dan integritas tinggi demi masa depan anak bangsa.

“Peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa tiga hal: Mindset yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus. Mari kita jadikan ini pedoman kerja kita sehari-hari,” ujar Wakil Bupati.

Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Buol, para kepala perangkat daerah, kepala sekolah, perwakilan guru, serta siswa-siswi dari tingkat dasar hingga menengah. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan dunia pendidikan di Tanah Air, khususnya di Kabupaten Buol, agar terus menghasilkan generasi emas yang religius, cerdas, dan berkarakter.

Sumber : DISKOMINFO _ SP

Editor: Arif Chandra Kirana,AMD,A.pkt

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *