Beranda / Berita Daerah / Kadis Dikbud Buol Muhamad Singara: Jadikan Hardiknas 2026 Momentum Kolaborasi untuk Majukan Pendidikan Daerah

Kadis Dikbud Buol Muhamad Singara: Jadikan Hardiknas 2026 Momentum Kolaborasi untuk Majukan Pendidikan Daerah

Poto istimewa: Jurnal nusantra.id

BUOL,SULTENG|FAKTAINFODESA – Memasuki peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 yang jatuh pada 2 Mei 2026, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Kabupaten Buol, Muhamad Singara,S.Ag.,M.Si,  menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat menjadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk memperkuat sinergi dalam memajukan dunia pendidikan di Bumi Pogogul.

Melalui pernyataannya, Muhamad Singara menekankan bahwa pendidikan bukan lagi sekadar urusan teknis administratif sekolah atau tanggung jawab pemerintah daerah semata, melainkan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa. Ia mengajak orang tua, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga sektor swasta untuk turut ambil bagian aktif dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif.

Menurut Muhamad Singara, tantangan masa depan menuntut lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan daya saing global. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan fondasi pendidikan yang kokoh sejak dini.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi semua pihak, kita dapat melahirkan generasi Buol yang unggul, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Muhamad Singara.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat krusial, mulai dari pengawasan pola belajar anak di rumah, dukungan moral terhadap tenaga pendidik, hingga partisipasi dalam program-program literasi dan numerasi di lingkungan sekitar.

Dalam rangka menyambut Hardiknas 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol terus menggenjot berbagai program strategis. Fokus utama tahun ini adalah penguatan literasi dan numerasi dasar bagi siswa, serta integrasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai kebangsaan.

Muhamad Singara menegaskan bahwa semangat Hari Pendidikan Nasional harus menjadi bahan bakar motivasi bagi guru, siswa, dan masyarakat untuk terus belajar (lifelong learning) dan berinovasi. Ia mendorong satuan pendidikan di seluruh kecamatan di Kabupaten Buol untuk tidak cepat puas dengan capaian saat ini, namun terus melakukan evaluasi dan perbaikan kualitas pembelajaran.

Di tengah seruan untuk kemajuan pendidikan, Kadis Dikbud juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di Kabupaten Buol. Ia mengakui bahwa tugas mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama di daerah-daerah pelosok dengan akses yang terbatas, bukanlah pekerjaan mudah.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang selama ini terus mengabdi dan berjuang mencerdaskan generasi penerus bangsa hingga pelosok daerah. Dedikasi Anda adalah aset terbesar bagi kemajuan Kabupaten Buol,” tegasnya.

Melalui momentum Hardiknas 2026 ini, Pemkab Buol melalui Dinas Dikbud berharap dapat mempererat tali persaudaraan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, sehingga tercipta harmoni pendidikan yang berdampak nyata pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kesejahteraan masyarakat Buol secara keseluruhan.***

Sumber : Jurnal Nusantara.Id

Editor: Arif Chandra Kirana,AMD,A.pkt

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *