Poto : Wawan Laindjong
BUOL,SULTENG|FAKTAINFODESA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buol, Moh.Yamin Rahim,SH.,MH , secara resmi membuka kegiatan Edukasi Kewirausahaan bagi Pelaku UMKM dan Sosialisasi Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel), bertempat di Aula Pobokidan, Lantai II, Kantor Bupati Buol, pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan strategis ini menggabungkan dua elemen penting pembangunan ekonomi daerah: penguatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penanaman budaya literasi keuangan sejak usia sekolah.

Pembukaan acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pendidikan, serta mitra perbankan daerah seperti Bank Sulteng dan bank perkreditan rakyat (BPR) yang beroperasi di wilayah Buol. Peserta kegiatan terdiri dari para pelaku UMKM binaan pemerintah daerah serta perwakilan siswa-siswi SMP dan SMA se-Kecamatan Biau dan sekitar.

Dalam sambutannya, Sekda Buol,Moh.Yamin menekankan bahwa kemajuan ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada investasi besar, tetapi juga pada kekuatan ekonomi kerakyatan dan kesiapan generasi muda dalam mengelola keuangan.
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian Buol. Dengan edukasi kewirausahaan ini, kami berharap para pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan mengelola keuangan usaha mereka dengan lebih profesional,” ujar Sekda.
Terkait program Simpanan Pelajar (SimPel), Sekda menyoroti pentingnya menanamkan kebiasaan menabung sejak dini. Program SimPel merupakan strategi nasional untuk meningkatkan inklusi keuangan bagi pelajar, di mana setiap siswa dapat membuka rekening tabungan dengan syarat mudah, biaya ringan, dan tanpa setoran awal yang memberatkan.

“Masa depan yang cerah dimulai dari kebiasaan kecil hari ini. Dengan memiliki rekening SimPel, anak-anak kita belajar disiplin, merencanakan masa depan, dan memahami nilai uang. Ini adalah bekal penting agar mereka tidak terjebak dalam masalah keuangan atau pinjaman ilegal di kemudian hari,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk melanjutkan program serupa secara berkala di kecamatan-kecamatan lain. Pemerintah Daerah berharap melalui edukasi ini, akan lahir wirausahawan-wirausahawan baru yang tangguh dan generasi muda Buol yang cerdas secara finansial.***
(Redaksi)









