Beranda / Berita Daerah / Perjuangkan Kebangkitan Koperasi, Bupati Buol Sampaikan Aspirasi Langsung kepada Wamenkop RI di Jakarta

Perjuangkan Kebangkitan Koperasi, Bupati Buol Sampaikan Aspirasi Langsung kepada Wamenkop RI di Jakarta

JAKARTA, FAKTAINFODESA – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol dalam mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor koperasi kembali ditunjukkan dengan langkah konkret. Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, M.M., bertemu langsung dengan Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Faricha, di Kantor Kementerian Koperasi RI, Jakarta, pada Jumat (12/6/2026).

Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Buol untuk menyampaikan berbagai kondisi riil, tantangan, serta kebutuhan mendesak bagi perkembangan koperasi di daerah. Dalam dialog yang berlangsung di ruang rapat Wakil Menteri Koperasi RI, Bupati memaparkan sejumlah persoalan krusial yang masih dihadapi oleh pelaku koperasi di Bumi Pogogul.

 

📊 Fokus Pembahasan: Kelembagaan, Usaha, dan Modal

 

Dalam paparannya, Bupati Risharyudi menyoroti tiga pilar utama yang perlu diperkuat:

1. Penguatan Kelembagaan: Meningkatkan tata kelola administrasi dan manajemen koperasi agar lebih profesional dan transparan.

2. Pengembangan Usaha: Diversifikasi produk dan layanan koperasi agar tidak hanya bergantung pada simpan pinjam, tetapi juga merambah ke sektor produksi dan distribusi.

3. Akses Permodalan: Memudahkan akses koperasi terhadap sumber dana bergulir atau kredit usaha rakyat dengan bunga kompetitif.

Bupati Buol menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Selain mampu menciptakan peluang usaha, koperasi juga dinilai berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan memperkuat perekonomian hingga ke tingkat desa.

“Koperasi adalah soko guru perekonomian kita. Jika koperasi kuat, maka daya beli masyarakat di akar rumput juga akan meningkat. Kami ingin koperasi di Buol tidak sekadar ada, tetapi hidup, sehat, dan menghidupi anggotanya,” ujar Bupati Risharyudi.

Pemerintah Kabupaten Buol terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi dan kebijakan agar koperasi dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Salah satu strateginya adalah melalui penguatan sinergi dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan teknis dan finansial.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap koperasi-koperasi potensial di Kabupaten Buol dapat memperoleh akses terhadap:

* Program pengembangan usaha berbasis komoditas lokal.

* Pendampingan manajerial dari tenaga ahli Kementerian Koperasi.

* Dukungan permodalan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus koperasi atau dana bergulir.

Menurut Bupati, langkah-langkah tersebut penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membuka lebih banyak peluang usaha baru di daerah.

Aspirasi dan data yang disampaikan Pemkab Buol mendapat perhatian serta respons positif dari Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Faricha. Beliau mengapresiasi keseriusan Pemkab Buol dalam membenahi sektor koperasi. Berbagai usulan terkait pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat akan menjadi bagian dari tindak lanjut kementerian sesuai program dan mekanisme yang berlaku.

Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Buol semakin erat. Kolaborasi ini ditujukan agar koperasi dapat berkembang lebih optimal, menciptakan lapangan usaha baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi daerah.

Ke depan, Pemkab Buol akan segera menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan menginventarisir koperasi-koperasi yang siap menerima pendampingan dan bantuan modal, sehingga bantuan dari pusat dapat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga Buol.***

Sumber : DISKOMINFO 

Editor : Arif Chandra Kirana,AMD A.pkt

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *