PALU,SULTENG | FAKTAINFODESA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung akselerasi pembangunan di wilayah Sulawesi Tengah. Hal ini ditandai dengan kehadiran langsung Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, MM, bersama Wakil Bupati Buol, Dr. Moh Nasir DJ Daimaroto, SH, MH, dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu, pada Senin pagi (13/4/2026). Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Sulawesi Tengah memimpin jalannya acara yang dimulai tepat pukul 07.30 WITA.
Acara ini dihadiri oleh seluruh elemen pemerintahan di Sulawesi Tengah, mulai dari jajaran bupati/walikota se-Sulteng, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga perwakilan berbagai organisasi masyarakat. Suasana penuh semangat kebangsaan terasa kental, menandai enam dekade lebih perjalanan provinsi ini dalam membangun peradaban di jantung Sulawesi.
Bagi Pemkab Buol, kehadiran pemimpin daerahnya bukan sekadar formalitas protokoler. Ini adalah pernyataan sikap politik dan administratif bahwa Buol adalah bagian integral dari ekosistem pembangunan Sulawesi Tengah.
Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, MM, dalam keterangannya seusai upacara, menekankan bahwa peringatan HUT ke-62 ini harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, momen ini adalah “pengingat kolektif” bagi seluruh kepala daerah untuk menyatukan langkah.
“Peringatan HUT ke-62 ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat sinergi dan kerja sama dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Buol,” tegas Risharyudi.
Ia menambahkan bahwa tantangan pembangunan saat ini membutuhkan pendekatan kolaboratif. Tidak ada daerah yang bisa maju sendiri tanpa dukungan dan koordinasi yang baik dengan pemerintah provinsi maupun daerah tetangga.
Lebih lanjut, Bupati Risharyudi secara eksplisit menyatakan kesiapan Pemkab Buol untuk mengawal dan menyukseskan program-program strategis yang dicanangkan oleh Pemprov Sulteng. Fokus utama dukungan ini diarahkan pada tiga pilar utama: peningkatan kesejahteraan masyarakat, percepatan pembangunan infrastruktur, dan penguatan sektor unggulan daerah yang berpotensi mendongkrak ekonomi lokal.
“Kami di Kabupaten Buol siap mendukung penuh kebijakan dan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, terutama yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, serta penguatan sektor unggulan daerah,” ujarnya dengan nada optimis.
Komitmen ini diharapkan dapat menerjemahkan visi besar provinsi ke dalam aksi nyata di tingkat kabupaten, memastikan bahwa tidak ada warga Buol yang tertinggal dalam arus pembangunan regional.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Buol, Dr. Moh Nasir DJ Daimaroto, SH, MH, menyoroti aspek tata kelola pemerintahan. Bagi Nasir, ulang tahun provinsi adalah waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah) bagi seluruh aparatur daerah.
“Peringatan hari jadi ini harus menjadi refleksi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat transparansi, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan responsif,” ungkap Nasir.
Ia menekankan bahwa indikator keberhasilan pembangunan bukan hanya dilihat dari fisik infrastruktur yang terbangun, melainkan juga dari seberapa cepat dan mudah masyarakat mengakses layanan publik. Sinergi antara Pemkab Buol dan Pemprov Sulteng, menurutnya, adalah kunci untuk memangkas birokrasi yang berbelit dan memastikan program tepat sasaran.
“Kami berharap kolaborasi yang sudah terjalin dengan baik antara Pemerintah Kabupaten Buol dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat terus ditingkatkan, sehingga program-program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” tutupnya.
Rangkaian kegiatan HUT Sulawesi Tengah ke-62 tahun ini dirancang tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ajang evaluasi komprehensif terhadap capaian pembangunan selama satu tahun terakhir. Diharapkan, semangat yang tumbuh dari peringatan ini dapat memacu seluruh pemangku kepentingan—baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat—untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih integritas demi kemajuan Sulawesi Tengah secara keseluruhan.
Dengan adanya komitmen kuat dari pemimpin daerah seperti Bupati dan Wakil Bupati Buol, optimisme untuk mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju, mandiri, dan sejahtera semakin terbuka lebar. Langkah sinergis ini menjadi modal berharga bagi Buol khususnya, dan Sulteng umumnya, dalam menghadapi tantangan global di tahun 2026 ini.***
(Redaksi)









