SIGI,SULTENG|FAKTAINFODESA – Perjuangan Kafilah Kabupaten Buol dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah resmi dimulai pada Senin (8/6/2026). Di hari pertama pelaksanaan, sebanyak 13 peserta terbaik yang mewakili Bumi Pogogul langsung unjuk gigi dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di berbagai arena lomba yang tersebar di wilayah Kabupaten Sigi.

Sejak pagi hari pukul 08.00 WITA, atmosfer kompetisi sudah terasa hangat dan penuh semangat. Para atlet, yang telah melalui proses seleksi ketat dan pemusatan latihan intensif, tampil dengan penuh percaya diri untuk mengharumkan nama daerah.
Di Arena Utama, sorotan tertuju pada dua qari/qariah cilik kebanggaan Buol:
* Moh. Rafif Safa (No. Peserta 106)
* Sahifah Nurfadilah (No. Peserta 103)
Keduanya tampil memukau dalam cabang Tilawah Golongan Kanak-Kanak, melantunkan ayat-ayat suci dengan suara merdu dan tajwid yang sempurna, sukses mencuri perhatian juri dan penonton.

Sementara itu, di Masjid Al Falah, Desa Lolu, persaingan juga berlangsung sengit:
* Fadel Muhammad (No. Peserta 260) berjuang keras di cabang Qiraat Murattal Remaja Putra.
* Pada sesi siang hingga sore (14.00–18.00 WITA), Rizka Khairiah (No. Peserta 283) tampil menawan di cabang Qira’at Murattal Dewasa Putri di lokasi yang sama.

Tidak kalah penting, di Masjid Dg. Lando, Desa Jono Oge, Zuliana (No. Peserta 231) menunjukkan kematangan emosional dan teknikalnya dalam cabang Qira’at Mujawwad Dewasa Putri.
Di bidang pemahaman dan penjabaran Al-Qur’an, Kafilah Buol menurunkan tim-tim tangguh:
1. Syarhil Qur’an Putra:
Tim beregu yang terdiri dari Mujahid Aqil N. Gobel, Ilham U. Malik, dan Dikriawan T. Pamentar (No. Peserta 854) tampil di Gedung Centra Nipotewe, Desa Kalukubula. Mereka mengerahkan seluruh kemampuan intelektual dan oratoris dalam durasi lomba maraton dari pagi hingga sore (hingga pukul 18.00 WITA), menjelaskan makna mendalam ayat-ayat Al-Qur’an.
2. Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ):
Musakirah (No. Peserta 923) beradu gagasan dan analisis akademis dalam cabang KTIQ Putri yang berlangsung di Lab. SMKN Desa Sidera. Ia menyajikan karya tulis yang relevan dengan isu kontemporer berbasis nilai-nilai Qurani.
Di ranah seni visual, dua wakil Buol menunjukkan kepiawaian mereka dalam goresan tinta:
* Salsa Jamri (No. Peserta 679)
* Rifaldi Gunawan Amir (No. Peserta 690)
Keduanya berkompetisi dalam cabang Khatil Qur’an Golongan Naskah di Gedung Kesenian Taiganja, Desa Kalukubula. Dengan ketelitian tinggi, mereka mengubah ayat suci menjadi karya seni estetis yang memanjakan mata juri.
Kemeriahan hari pertama ditutup dengan penampilan megah di Arena Utama pada malam hari (pukul 20.00–24.00 WITA). Dua perwakilan putri terbaik Buol tampil sebagai bintang utama:
* Andi Zulfa Ariati SM. (No. Peserta 155) dalam cabang Tilawah Dewasa Putri.
* Nursakinah (No. Peserta 179) dalam cabang Canet (Cantik dan Tartil) Putri.
Penampilan mereka di bawah sorotan lampu panggung dan ribuan penonton menjadi penutup yang impresif bagi perjuangan hari pertama Kafilah Buol.
Para official dan pendamping kafilah menyatakan bahwa seluruh peserta berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima. Meski tekanan kompetisi tinggi, para atlet menunjukkan optimisme dan kesiapan total.
“Alhamdulillah, semua peserta bisa tampil maksimal tanpa hambatan teknis berarti. Kami berharap dukungan serta doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Buol terus mengalir agar anak-anak kita dapat memberikan hasil terbaik,” ujar salah satu official Kafilah Buol.
Dengan start yang kuat di hari pertama, Kafilah Kabupaten Buol menargetkan dapat menembus babak final di berbagai cabang lomba dan membawa pulang medali untuk memperkaya koleksi prestasi Bumi Pogogul di kancah provinsi.***
Sumber : Diskominfo
Editor : Arif Chandra Kirana,AMD.A.pkt










