ISTANBUL, TURKI | FAKTAINFODESA – Suasana khidmat dan penuh semangat keislaman menyelimuti Kota Istanbul, Turki, pada pertengahan April 2026 ini. Sebanyak lebih dari 1.300 peserta berkumpul di Masjid Salam (Turki Markaz) untuk mengikuti acara bergengsi “Mashwara Eropa” (Musyawarah Eropa) Jamaah Tabligh.
Kegiatan akbar ini berlangsung di bawah kepemimpinan langsung tokoh sentral Jamaah Tabligh global, Hazrat Ji Maulana Muhammad Saad Sahab (Damat Barakatuhum). Kehadiran beliau menjadi magnet tersendiri yang menarik ribuan dai dan aktivis dakwah dari berbagai benua untuk merapatkan barisan dalam mengevaluasi dan merencanakan langkah dakwah di kawasan Eropa dan sekitarnya.
Partisipasi Global yang Masif
Berdasarkan data resmi yang dirilis panitia setempat, musyawarah ini mencatat kehadiran yang sangat signifikan dengan total peserta mencapai 1.312 orang. Angka ini merupakan gabungan dari 852 tamu internasional yang datang dari puluhan negara, serta 460 peserta lokal dari Turki sendiri yang menjadi tuan rumah.
Daftar negara peserta menunjukkan cakupan dakwah yang sangat luas, tidak hanya terbatas pada negara-negara Eropa Barat, tetapi juga mencakup negara-negara di Eropa Timur, Afrika Utara, Timur Tengah, Asia, hingga Amerika Utara.
Rincian Peserta Berdasarkan Wilayah:
Dominasi Afrika Utara & Timur Tengah:
Negara dengan jumlah delegasi terbesar berasal dari wilayah ini, menunjukkan antusiasme tinggi umat Islam di kawasan tersebut.
Tunisia memimpin dengan 88 peserta.
Diikuti oleh Aljazair sebanyak 73 peserta.
Arab Saudi mengirimkan 45 perwakilan.
Negara lain seperti Maroko (32), Palestina (11), Mesir (2), Yordania (1), Libya (2), Irak (4), Iran (28), dan Qatar (2) juga turut hadir.
Eropa Barat & Utara:
Negara-negara Eropa konvensional juga mengirim delegasi dalam jumlah besar.
Inggris Raya menjadi wakil terbesar dari Eropa Barat dengan 56 peserta.
Prancis menyusul dengan 51 peserta.
Italia mengirimkan 67 peserta.
(42), Jerman (38), Yunani (38), dan Norwegia (18) juga berkontribusi signifikan.
Negara lainnya meliputi Belgia (7), Denmark (5), Finlandia (24), Belanda (12), Portugal (7), Swiss (7), Spanyol (5), Malta (5), Kosovo (3), Georgia (1), dan Austria (20).
Asia & Kawasan Lainnya:
Keberagaman juga terlihat dari kehadiran peserta Asia dan benua lain.
* Kirgistan mencatat angka tertinggi dari Asia Tengah dengan 79 peserta.
* India mengirimkan 23 dai.
* Malaysia dan Singapura masing-masing mengirim 9 dan 11 peserta.
* Dari Benua Amerika, hadir perwakilan dari Amerika Serikat (8), Kanada (6), Barbados (4), dan Trinidad & Tobago (1).
* Peserta dari Rusia (15), Bangladesh (2), Kazakhstan (1), Afrika Selatan (1), dan Uzbekistan (1) melengkapi daftar hadirin internasional.
Fokus Musyawarah
“Mashwara Eropa” menjadi ajang strategis bagi Jamaah Tabligh untuk membahas metode dakwah, evaluasi kerja lapangan (khuruj), serta penguatan iman dan amal saleh di tengah tantangan masyarakat modern di Eropa. Di bawah arahan Maulana Muhammad Saad, para peserta diharapkan dapat menyusun strategi baru untuk memperluas jangkauan dakwah yang rahmatan lil ‘alamin, khususnya di negara-negara dengan minoritas Muslim maupun mayoritas Muslim di kawasan tersebut.
Lokasi pelaksanaan di Masjid Salam, yang dikenal sebagai pusat aktivitas (Markaz) Jamaah Tabligh di Turki, dipilih karena kapasitasnya yang memadai dan lokasinya yang strategis sebagai jembatan antara Eropa dan Asia.
Harapan Baru bagi Dakwah Eropa
Dengan berkumpulnya 1.312 individu yang mewakili beragam latar belakang budaya dan bahasa namun dipersatukan oleh satu tujuan dakwah, event ini diharapkan dapat melahirkan energi baru bagi pergerakan Islam di Eropa. Sinergi antara jamaah lokal Turki dan tamu internasional diprediksi akan memperkuat jaringan dakwah lintas borders, menjadikan Eropa sebagai salah satu kawasan yang semakin subur bagi penyebaran nilai-nilai keislaman yang damai dan moderat.
Acara ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan, diisi dengan tausiyah, diskusi kelompok (halaqah), dan perencanaan program dakwah untuk bulan-bulan mendatang.
(Redaksi)








