BUOL,SULTENG | FAKTAINFODESA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Buol menggelar kegiatan Sosialisasi Aktualisasi Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2025. Acara berlangsung di Ruang Serba Guna Diskominfo Buol, Rabu,08/04.2026
Kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan tugas pendidikan dan pelatihan, bertujuan untuk mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN serta mengaktualisasikan kompetensi para peserta di lingkungan kerja. Sosialisasi ini diikuti oleh ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh Kecamatan se-Kabupaten Buol.
Kadis Kominfo: Pentingnya Profesionalisme dan Integritas Digital
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Buol, Dra. Ikhlasiani, MP, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini untuk membekali tenaga administrasi agar mampu bekerja secara profesional, berintegritas secara digital, serta memahami betul tugas dan fungsi sebagai aparatur pemerintah.
Sementara itu, para pemateri dalam kegiatan ini merupakan peserta Latsar CPNS formasi 2025 yang juga merupakan ASN Diskominfo Buol, yang menyampaikan materi sesuai bidang keahlian masing-masing:
Anisa Rachma, S.M. (Arsiparis Ahli Pertama) dengan tema “Sosialisasi Digitalisasi Pengarsipan Dokumen Persuratan”.
Nur Dwika Ramadhanty, S.Mat (Statistik Ahli Pertama) dengan tema “Optimalisasi Penyelenggaraan Satu Data Indonesia”.
Muh. Fachry Luid, S.Kom (Pranata Komputer Ahli Pertama) dengan tema “Pembangunan Sistem Pelaporan Harian ASN Berbasis Bot Telegram dan AI”.
Mentor Berpengalaman Bimbing Peserta
Ketiga peserta Latsar tersebut dibimbing langsung oleh mentor yang kompeten di bidang digital, antara lain Sekretaris Diskominfo Abdulah AS. Mangge, S.Ag, M.Si, Kabid Egov Moh. Hatta T. Tama, SH, dan Kabid Statistik Liviawati, SE.
Abdulah Mangge selaku mentor Anisa menegaskan, aplikasi Srikandi sangat penting dalam mendukung tata kelola administrasi pemerintahan berbasis digital, khususnya pengelolaan arsip dan surat-menyurat agar lebih efektif dan efisien.
Moh. Hatta T. Tama selaku mentor Fachry menjelaskan, sistem pelaporan berbasis Bot Telegram dan AI dirancang untuk mempermudah ASN melaporkan kegiatan secara cepat, praktis, dan real-time, tanpa proses manual yang memakan waktu.
Hal senada disampaikan Liviawati, SE selaku mentor Nur Dwika, bahwa Satu Data Indonesia bertujuan menciptakan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan hingga evaluasi pembangunan daerah.
Peserta Apresiasi, Minta Kegiatan Dilanjutkan ke Kecamatan
Salah satu peserta asal Kecamatan Gadung, Abdul Latif, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi ini sangat bermanfaat dalam memahami sistem administrasi digital.
“Sangat bermanfaat dan menambah wawasan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan di setiap kecamatan untuk mendukung program Buol Hebat yang berkelanjutan,” pungkasnya.***
Sumber : Diskominfo
Editor : Redza Fajar Satrio










